Notification

×

Iklan

Iklan

FK UMGo bersama AIPKI Wilayah 6 Sosialisasi Instrumen Baru Akreditasi Prodi Kedokteran oleh LAM PTKes.

13/03/25 | 19:58 WIB Last Updated 2025-03-13T21:56:00Z

 semestanews.id Gorontalo-, 13 Maret 2025  Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang kedokteran, dengan menggelar sosialisasi Instrumen Akreditasi Kualitatif Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Acara yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai III UMGO ini menghadirkan narasumber terkemuka, dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph.D., dan diikuti oleh seluruh dosen Fakultas Kedokteran UMGO.

Akreditasi merupakan proses evaluasi dan penilaian mutu suatu program studi atau institusi pendidikan tinggi oleh lembaga independen. Dalam konteks pendidikan kedokteran, akreditasi menjadi sangat penting karena menyangkut kualitas lulusan yang akan menjadi tenaga kesehatan profesional. LAM-PTKes, sebagai lembaga akreditasi mandiri yang fokus pada bidang kesehatan, memiliki peran vital dalam memastikan standar mutu pendidikan kedokteran di Indonesia.

Instrumen akreditasi kualitatif yang baru diluncurkan oleh LAM-PTKes menekankan pada aspek-aspek yang lebih mendalam, seperti kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, dan tata kelola program studi. Perubahan ini menuntut perguruan tinggi untuk lebih adaptif dan proaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Sosialisasi ini dikemas dalam bentuk zoom meeting, sebuah format yang memungkinkan interaksi dua arah antara narasumber dan peserta. Acara dimulai dengan sambutan dari Dekan Fakultas Kedokteran UMGO, dr. Irwin Aras, M.Med.Ed., M.Epid., yang menekankan pentingnya pemahaman instrumen akreditasi bagi seluruh dosen.

"Akreditasi bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan cerminan dari kualitas pendidikan yang kita berikan kepada mahasiswa. Dengan memahami instrumen akreditasi ini, kita dapat mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan dan merumuskan strategi untuk mencapai standar mutu yang lebih tinggi," ujar dr. Irwin Aras.

dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph.D., merupakan seorang pakar di bidang pendidikan kedokteran dan akreditasi. Beliau memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan dan mengimplementasikan instrumen akreditasi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keahliannya dalam bidang ini diakui secara nasional, dan beliau sering diundang sebagai narasumber dalam berbagai seminar dan workshop.

Dalam paparannya, dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph.D., menjelaskan secara komprehensif mengenai instrumen akreditasi kualitatif LAM-PTKes. Beliau menguraikan setiap kriteria penilaian dan indikator kinerja dengan detail, serta memberikan contoh-contoh praktis yang relevan dengan konteks pendidikan kedokteran di UMGO.

Setelah pemaparan materi, sesi tanya jawab dan diskusi interaktif menjadi momen yang sangat berharga bagi para peserta. Para dosen Fakultas Kedokteran UMGO mengajukan berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan implementasi instrumen akreditasi di program studi mereka. dr. Insan Sosiawan A. Tunru, Ph.D., dengan sabar dan jelas menjawab setiap pertanyaan, memberikan klarifikasi, dan memberikan saran-saran yang konstruktif.

Diskusi yang berlangsung hangat dan produktif ini menunjukkan antusiasme dan komitmen para dosen dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di UMGO. Mereka menyadari bahwa akreditasi bukan hanya tanggung jawab pimpinan fakultas, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh civitas akademika.

Para peserta sosialisasi memberikan tanggapan positif terhadap acara ini. Mereka merasa mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai instrumen akreditasi dan termotivasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan.

"Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami. Narasumber memberikan penjelasan yang sangat jelas dan mudah dipahami. Kami sekarang memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang harus kami lakukan untuk memenuhi standar akreditasi," ujar salah satu dosen yang hadir.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi Fakultas Kedokteran UMGO. Dengan pemahaman yang baik mengenai instrumen akreditasi, diharapkan program studi kedokteran di UMGO dapat meraih akreditasi yang lebih baik dan menghasilkan lulusan yang lebih kompeten.

Di akhir acara, dr. Irwin Aras, M.Med.Ed., M.Epid., menyampaikan harapannya agar sosialisasi ini tidak menjadi akhir dari pertemuan. "Semoga ini bukan akhir dari pertemuan, semoga kita tetap senantiasa menjalin silaturahmi dengan baik, selalu solid," ungkapnya. Beliau menekankan pentingnya kerja sama dan solidaritas antar dosen dalam mencapai tujuan bersama.

Silaturahmi dan solidaritas merupakan nilai-nilai yang sangat dijunjung tinggi di UMGO. Dengan memperkuat hubungan antar dosen, diharapkan Fakultas Kedokteran UMGO dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

Sosialisasi Instrumen Akreditasi Kualitatif LAM-PTKes ini memiliki implikasi yang luas, tidak hanya bagi UMGO, tetapi juga bagi pendidikan kedokteran di Indonesia secara umum. Kegiatan ini menunjukkan komitmen UMGO dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Dengan memahami dan menerapkan instrumen akreditasi yang baru, UMGO dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mendorong LAM-PTKes untuk terus mengembangkan instrumen akreditasi yang lebih relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sosialisasi Instrumen Akreditasi Kualitatif LAM-PTKes di UMGO merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran. Dengan menghadirkan narasumber ahli dan melibatkan seluruh dosen, UMGO menunjukkan komitmennya dalam mencapai standar mutu yang lebih tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi UMGO dan pendidikan kedokteran di Indonesia secara umum.(Hz)

×
Berita Terbaru Update